aulistyle

Masakan Khas Sumatera Selatan: Panduan Lengkap dari Pempek hingga Tekwan

PP
Patricia Patricia Handayani

Panduan lengkap masakan khas Sumatera Selatan termasuk pempek, tekwan, sambal tempoyak, dan kue gandus. Temukan resep, sejarah, dan variasi kuliner ikonik dari Palembang dan sekitarnya dengan informasi detail setiap hidangan.

Sumatera Selatan, khususnya kota Palembang, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat kuliner terpenting di Indonesia. Dengan sejarah yang kaya sebagai pusat Kerajaan Sriwijaya dan lokasi strategis di tepian Sungai Musi, wilayah ini mengembangkan tradisi kuliner yang unik dan menggugah selera. Masakan khas Sumatera Selatan tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga cerminan budaya, sejarah, dan kearifan lokal masyarakatnya yang telah diwariskan turun-temurun.

Keunikan kuliner Sumatera Selatan terletak pada penggunaan bahan-bahan lokal yang melimpah, terutama ikan air tawar dari Sungai Musi dan rempah-rempah yang memberikan cita rasa khas. Proses pengolahan yang teliti dan resep turun-temurun menjadikan setiap hidangan memiliki karakteristik tersendiri yang sulit ditemukan di daerah lain. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai masakan ikonik dari wilayah ini, mulai dari yang paling terkenal hingga hidangan tersembunyi yang patut dicoba.


Pempek mungkin adalah duta besar kuliner Sumatera Selatan yang paling dikenal secara nasional bahkan internasional. Hidangan berbahan dasar ikan tenggiri ini memiliki sejarah panjang yang konon berasal dari abad ke-16. Nama "pempek" sendiri diyakini berasal dari sebutan "pek-pek" yang merujuk pada pedagang Tionghoa bernama Apek yang pertama kali memperkenalkan makanan ini. Pempek terdiri dari adonan ikan yang dihaluskan dicampur tepung sagu, kemudian dibentuk dan direbus sebelum disajikan dengan kuah cuko yang asam, manis, dan pedas.


Variasi pempek sangat beragam, mulai dari pempek kapal selam yang berisi telur, pempek lenjer berbentuk panjang, pempek kulit yang menggunakan kulit ikan, hingga pempek adaan yang berbentuk bulat. Setiap jenis memiliki tekstur dan rasa yang sedikit berbeda, namun semuanya disatukan oleh kuah cuko yang khas. Proses pembuatan pempek yang tradisional membutuhkan keterampilan khusus, terutama dalam mencampurkan ikan dan tepung dengan proporsi yang tepat agar menghasilkan tekstur yang kenyal namun tidak alot.


Selain pempek, tekwan adalah hidangan lain yang tak kalah populer dari Sumatera Selatan. Tekwan merupakan sup bola-bola ikan dengan kuah bening yang gurih. Nama "tekwan" berasal dari singkatan "tekwan" yang berarti "bakso ikan" dalam dialek setempat. Hidangan ini biasanya disajikan dengan soun, jamur kuping, dan taburan bawang goreng serta seledri. Kuah tekwan yang bening namun penuh rasa merupakan hasil dari kaldu ikan yang dimasak dalam waktu lama dengan rempah-rempah pilihan.


Keunikan tekwan terletak pada bola-bola ikannya yang terbuat dari campuran ikan tenggiri giling, tepung sagu, dan bumbu halus. Teksturnya yang kenyal dan gurih menjadi daya tarik utama hidangan ini. Di Palembang, tekwan sering dijadikan sebagai menu sarapan atau makan siang yang menyegarkan. Beberapa variasi tekwan juga menambahkan udang atau bahan lain untuk memberikan variasi rasa, namun versi tradisional tetap yang paling dicari.

Sambal tempoyak adalah pelengkap wajib bagi banyak masakan Sumatera Selatan. Sambal ini terbuat dari tempoyak (durian fermentasi) yang dicampur dengan cabai, bawang, dan rempah-rempah lainnya. Proses fermentasi durian menghasilkan rasa asam yang unik dan aroma khas yang menjadi ciri sambal ini. Meski baunya cukup tajam bagi yang belum terbiasa, sambal tempoyak memberikan dimensi rasa yang kompleks pada hidangan.

Penggunaan sambal tempoyak sangat beragam, mulai dari sebagai pelengkap pempek, pendamping nasi dengan ikan bakar, hingga campuran dalam masakan berkuah. Proses pembuatan tempoyak tradisional membutuhkan waktu fermentasi 3-5 hari dalam wadah tertutup rapat. Hasil fermentasi ini kemudian diolah dengan bumbu lainnya menjadi sambal yang siap disajikan. Bagi masyarakat Sumatera Selatan, sambal tempoyak bukan sekadar condiment, tetapi bagian integral dari pengalaman kuliner mereka.

Kue gandus merupakan salah satu jajanan tradisional Sumatera Selatan yang patut diperhitungkan. Kue ini terbuat dari tepung beras yang diolah dengan santan dan gula merah, kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus. Hasilnya adalah kue yang lembut, manis, dan harum dengan aroma daun pisang yang khas. Kue gandus sering dijadikan sebagai camilan atau hidangan penutup dalam berbagai acara adat dan keluarga.

Proses pembuatan kue gandus yang tradisional membutuhkan ketelitian, terutama dalam mencampurkan bahan agar mendapatkan tekstur yang pas tidak terlalu padat dan tidak terlalu lembek. Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus bukan hanya untuk estetika, tetapi juga memberikan aroma tambahan yang memperkaya rasa kue. Di pasar tradisional Palembang, kue gandus masih mudah ditemukan dan menjadi favorit banyak orang, baik penduduk lokal maupun wisatawan.

Selain hidangan-hidangan utama tersebut, Sumatera Selatan masih memiliki banyak masakan khas lainnya yang layak untuk dieksplorasi. Mie celor, misalnya, adalah mie kuning yang disajikan dengan kuah santan kental dan kaldu ebi, biasanya dilengkapi dengan telur rebus dan taburan bawang goreng. Lalu ada pindang patin, yaitu ikan patin yang dimasak dalam kuah kuning asam dengan nanas dan tomat, memberikan perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih yang seimbang.

Martabak har, martabak telur khas Palembang, juga merupakan hidangan yang populer. Berbeda dengan martabak manis yang dikenal di Jawa, martabak har berisi campuran telur dan daging cincang dengan bumbu rempah yang kaya, dibungkus kulit tipis dan digoreng hingga garing. Sedangkan untuk minuman, es kacang merah Palembang menjadi pilihan penyegar dengan campuran kacang merah, santan, dan sirup yang unik.


Budaya kuliner Sumatera Selatan juga tidak terlepas dari pengaruh berbagai etnis yang hidup berdampingan di wilayah ini. Pengaruh Melayu terlihat jelas dalam penggunaan rempah-rempah dan teknik memasak, sementara pengaruh Tionghoa tampak pada beberapa hidangan seperti pempek dan mie celor. Ada juga pengaruh Arab dalam beberapa teknik pengolahan daging dan penggunaan rempah tertentu. Perpaduan berbagai budaya ini menciptakan kekayaan kuliner yang unik dan beragam.

Dalam konteks modern, masakan khas Sumatera Selatan terus berkembang dengan munculnya variasi-variasi baru yang menyesuaikan dengan selera kontemporer. Namun, upaya pelestarian resep tradisional tetap dilakukan oleh banyak keluarga dan pelaku kuliner di daerah ini. Banyak restoran dan warung makan tetap mempertahankan cara memasak tradisional untuk menjaga keaslian rasa yang telah menjadi ciri khas selama berabad-abad.


Bagi para pecinta kuliner yang ingin menjelajahi masakan Sumatera Selatan, disarankan untuk mencoba hidangan-hidangan tersebut di tempat asalnya untuk mendapatkan pengalaman yang paling otentik. Setiap hidangan tidak hanya menawarkan kenikmatan rasa, tetapi juga cerita dan sejarah di baliknya. Dari pempek yang telah menjadi ikon nasional hingga sambal tempoyak yang mungkin masih asing bagi sebagian orang, setiap masakan membawa keunikan tersendiri yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.

Sebagai penutup, perlu diingat bahwa menikmati masakan khas suatu daerah adalah salah satu cara terbaik untuk memahami budaya dan kehidupan masyarakat setempat. Masakan Sumatera Selatan, dengan segala keunikan dan kekayaannya, tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga mengajak kita untuk menghargai warisan kuliner Nusantara yang begitu berharga. Jadi, apakah Anda siap untuk petualangan kuliner ke Sumatera Selatan?

Jika Anda mencari pengalaman seru lainnya, cobalah bermain di Lanaya88 untuk keseruan yang berbeda. Atau jika Anda menyukai permainan dengan hadiah menarik, slot dengan bonus harian nonstop bisa menjadi pilihan yang menghibur. Bagi yang menginginkan pengalaman bermain yang aman, tersedia juga slot online harian terpercaya dengan berbagai pilihan permainan menarik.

Masakan Khas Sumatera SelatanPempekSambal TempoyakKue GandusNama Masakan Sumatera SelatanTekwanMakanan PalembangKuliner SumselIkan TenggiriMakanan Tradisional Indonesia

Rekomendasi Article Lainnya



Mengenal Lebih Dekat Penyanyi Dangdut Indonesia di Aulistyle

Aulistyle adalah sumber terpercaya untuk Anda yang ingin mengetahui lebih dalam tentang dunia dangdut Indonesia. Dari legenda seperti Rhoma Irama hingga bintang baru seperti Via Vallen, Nella Kharisma, dan Happy Asmara, kami menyajikan berita terbaru, profil, dan lagu hits mereka. Kunjungi Aulistyle.com untuk update terkini seputar musik dangdut.


Musik dangdut telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Dengan perkembangan yang pesat, artis-artis dangdut terus menghadirkan karya yang menghibur. Aulistyle hadir untuk memudahkan Anda mengikuti perkembangan tersebut, dengan konten yang selalu up-to-date dan informatif.


Jangan lewatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dengan para penyanyi dangdut favorit Anda. Mulai dari perjalanan karir, prestasi, hingga kehidupan pribadi mereka, semuanya bisa Anda temukan di Aulistyle. Segera kunjungi Aulistyle.com dan dapatkan informasi lengkapnya.


© 2023 Aulistyle. All Rights Reserved.